Jangan Anggap Remeh Bahaya Rokok!



Di tiap bungkus rokok pun sudah tertulis bahaya-bahaya rokok bagi kesehatan, tapi mengapa orang-orang seolah meremehkan hal tersebut, cuek saja dan tetap mengonsumsinya? Di satu sisi ada efek kenikmatan dan candu saat seseorang menghisap rokok dan di sisi lain efek rokok tidak hanya bisa merugikan penghisapnya saja namun orang lain yang menghirup asapnya pun bisa teracuni, hal ini membuat rokok tetap digemari sekaligus dibenci.

Sebenarnya pengetahuan masyarakat terhadap dampak buruk rokok sudah cukup tinggi namun hal tersebut tidak diikuti dengan kesadaran diri dari orang tersebut, maka tingkat konsumsi rokok di Indonesia pun tetap tinggi dari tahun ke tahun.

Bagaimana rokok bisa berdampak buruk bagi tubuh kita? Rokok sangat berbahaya, terlebih untuk wanita. Nikotin akan mencapai otak dalam sepuluh detik setelah seseorang menghisap rokok, menyebar melalui sirkulasi darah ke seluruh tubuh termasuk pada air susu ibu. Jadi jika seorang ibu menyusui besar kemungkinan anaknya pun ikut teracuni. Hemoglobin dalam sel darah merah akan terikat oleh karbon monoksida yang dihasilkan rokok, akan berpengaruh pada penurunan fungsi saat penyaluran oksigen secara maksimal. Gen-gen penting yang berperan mengendalikan pertumbuhan sel akan rusak, sel tumbuh tidak normal dan berkembang sangat cepat menjadi salah satu pemicu kanker. Hal ini tidak hanya berlaku pada perokok aktif namun perokok pasif yang menghirup asap rokok juga bisa ikut teracuni dan terserang berbagai penyakit, salah satunya kanker.

Lalu bagaimana caranya untuk berhenti merokok? Pertama, tentu saja dibutuhkan kesadaran dari masing-masing individu, ingatlah dampak-dampak buruk rokok bagi diri sendiri dan orang lain setiap kali ingin menyentuhnya. Hindari bertatapan langsung dengan rokok sebisa mungkin. Alihkan pikiran jika godaan rokok mulai terasa dengan mengonsumsi buah-buahan segar, permen mint atau cokelat. Sibukkan diri dengan hal-hal yang lebih bermanfaat, karena biasanya rokok menjadi sangat dekat dengan penggunanya pada saat waktu luang. Konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang tepat. Peran serta dan dukungan orang terdekat atau keluarga sangat penting saat seseorang berniat untuk berhenti merokok.

Clovers, mengalami kecanduan rokok atau ada orang terdekat yang mengalaminya? Masih belum terlambat untuk menyelamatkan diri sendiri dan orang di sekitar kita agar terhindar dari efek samping rokok yang ‘jahat’. Lakukan tindakan preventif sejak dini. Berawal dari niat dan konsistensi, mulailah hari ini untuk esok yang lebih baik dengan berhenti merokok.

Semoga bermanfaat,
Resepkita
Jangan Anggap Remeh Bahaya Rokok! #EANF#

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gambar Cartun Animasi

Belajar Mengerti Pemikiran Orang Lain